Cara Menghitung Gaji Karyawan

Cara Menghitung Gaji Karyawan

Cara menghitung Gaji Karyawan -Mendapatkan gaji atau upah dari hasil kerja disuatu perusahaan tentunya sudah menjadi haknya apalagi kalian bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan oleh perusahaan. karena gaji yang diberikan pun sudah diatur oleh undang-undang ketenaga kerjaan.

Dan setiap perusahaan memiliki perhitungan yang berbeda-beda untuk memberikan gaji kepada seluruh karyawan yang menjadi sesuai standar perusahaan. yang mana menentukan dan memberikan gaji karyawan melihat dari kualifikasi pekerjaannya. seperti halnya pendidikan,keterampilan serta pengalaman dibidangnya.

mengenai perhitungan gaji yang akan diberikan kepada karyawan tentunya harus dengan teliti dan akurat, Karena itu semua sangat menyangkut akan haknya bagi para karyawan. tentunya menghitung gaji karyawan berbeda-beda apalagi untuk karyawan tetap.

Nah, Artikel kami kali ini akan membahas tentang bagaimana cara hitungan penggajian karyawan. Maka kalian bisa simak penjelasanya Namun sebelum kepembahasan awal ada baiknya bila kalian mengetahui apa itu gaji pokok yang akan kalian terima.

Apa itu Gaji pokok

Apa itu Gaji pokok

Gapok adalah merupakan upah dasar yang harus dibayarkan kepada pekerja ataupun buruh, baik itu kerja kontrak maupun tetap dan sesuai tingkat atau jenis pekerjaan yang telah ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara karyawan dengan perusahaan dan tentunya telah ditanda tangani oleh kedua belah pihak.

Mengenai gaji pokok karyawan ini juga memilliki komponen untuk menentukan besarannya gaji karyawan itu seendiri. untuk jumlah gaji yang akan diberikan biasanya berdasarkan golongan atau jabatan. mulai dari golongan tertinggin hingga golongan terendah.

Komponen Gaji Karyawan

Komponen Gaji Karyawan

Di setiap perhitungan gaji karyawan ada besarnya komponen yang menentukan besar ataupun kecilnya gaji yang akan diberikan untuk karyawan itu sendiri, tentunya hal itu perlu diperhatikan. berikut adalah penjelesannya:

Nilai Pekerjaan di Perusahaan

Antara satu perusahaan dengan perusahaan lain tentunya memiliki tawaran upah atau gaji yang tidak sama untuk setiap jenis pekerjaan yang sama. jika kalian sebagai seorang pelamar kerja , sebaiknya menelusuri dan mengecek diperusahaan lain untuk posisi atau jabatan pekerjaan tersebut dengan pendidikan atau pengalaman yang sama di beberapa website.

Faktor yang lain dalam mecarai yaitu tempat atau wilayah kerja juga menjadi salah satu fakor penentu nominal gaji. Gaji karyawan dengan posisi yang sama di kota besar seperti Jakarta dan kotak kecil lain tentunya berbeda. Perusahaan di Jakarta biasanya menawarkan ataupun memberikan gaji yang lebih besar bila dibanding kota besar lain di yang ada Indonesia.

Contohnya kalian mencari seorang android developer di perusahaan software kalian, setelah diteliti ternyata gaji pokok rata-rata android developer adalah Rp10juta,-. Tetapi bisa jadi di Jakarta, android developer memiliki gaji pokok sampai Rp12 juta,-. Maka kalian bisa mempertimbangkan dasar gaji pokoknya Rp12juta kalau perusahaan tersebut berada di Jakarta.

Sesuai dengan Skala Upah

Selain perlu melakukan riset dan penelitian untuk rentan gaji posisi karyawan, kalian ada baiknya menyesuaikan dengan sistem pengupahan yang ada di perusahaan kalian. Apabila nominal gaji yang harus dibayarkan terlalu besar, tandanya kalian tidak perlu memaksakannya.

Gaji pokok yang terlalu besar dari perhitungan upah akan memberatkan keuangan perusahaan dan merusak proporsi dari upah sehingga bisa membuat ketimpangan antara karyawan.

Apabila nominal gaji pokok terlalu besar, kalian dapat mengurangi spesifikasi atau skill yang tidak terlalu penting di divisi tersebut. Selain gaji pokok, kalian pun dapat melengkapi pendapatan karyawan dengan komisi,bonus dan tunjangan.

Peran serta anda untuk Perusahaan

Besarnya peran serta anda dalam setiap pekerjaan sangat berperan juga dapat menentukan gaji pokok. Apabila peran serta anda dalam setiap pekerjaan sangat menentukan kinerja perusahaan secara keseluruhan, kalian bisa menentukan besaran kompensasi yang dibayarkan.

Saat menerima karyawan baru, kalian dapat menilai kinerja dari karyawan tersebut melalui probation atau masa percobaan.biasa dilakukan di 3 (tiga) bulan awal karyawan tersebut masuk kerja. Penilaiannya dapat dilihat dari tugas dan tanggung jawab yang dilakukan, atau ada penilaian lain dari perusahaan.

Apabila dalam masa percobaan karyawan tersebut memiliki penilaian kinerja yang sangat baik dan produktivitas perusahaan jadi meningkat, kalian bisa menambahkan nominal gaji pokok karyawan tersebut.

Gaji Karyawan Tetap

Gaji Karyawan Tetap

Karyawan tetap adalah pekerja di sebuah perusahaan yang memperoleh penghasilan dalam jumlah tertentu secara rutin disetiap bulannya berdasarkan perjanian dalam kontrak antara perusahaan dan karyawan. Karyawan tetap wajib bereran serta dan berdedikasi langsung terhadap pengelolaan perusahaan.

Contoh: Nana adalah seorang karyawan tetap di perusahaan telekomuniakasi dan setiap bulan memperoleh upah Rp6.000.000,- sesuai dengaan kontrak. Nana belum menikan dan tidak memiliki tanggungan apapun, maka gaji yang didapat atau diterima nana setiap bulan adalah sebagai berikut.

Dengan contoh data di atas, berikut ini kami akan memberitahu caranya menghitung berapa gaji bersih / pokok nya :

Gaji SebulanRp 8.000.000
Pengurangan dari Biaya Jabatan5% x Rp 8.000.000(-) Rp 400.000
Gaji Neto SebulanRp 7.600.000
Gaji Neto Setahun12 x Rp 7.600.000Rp 91.200.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)(-) Rp 63.000.000 (*)
Penghasilan Kena Pajak (PKP)Rp 28.200.000
PPh 21 Terutang5% x Rp 28.200.000Rp 1.410.000
PPh 21 per BulanRp 1.410.000 / 12Rp 117.500
Gaji yang Harus DibayarRp 8.000.000 – Rp 117.500Rp 7.882.500

Biaya jabatan merupakan 5% dari upah bulanan sebelum pajak. PTKP sesuai tanggungan, Aini belum menikah dan belum memiliki tanggungan / anak maka PTKP termasuk dalam golongan TK/0 sebesar Rp54.000.000,-.

Gaji karyawan tidak tetap

Upah SetahunRp 4.700.000 x 12Rp 56.400.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)(-) Rp 54.000.000
Penghasilan Kena Pajak (PKP) Rp 2.400.000
 PPh 21 per tahun 5% x Rp 2.400.000 Rp 120.000
 PPh 21 per bulan Rp 120.000 / 12 Rp 10.000
 Gaji yang Harus DibayarRp 4.700.000 – Rp 10.000 Rp 4.690.000

Gaji Karyawan Masuk Tengah Bulan

Jika gaji yang di peroleh karyawan dihitung perbulan dan karyawan mendapatkan gaji di akhir atau awal bulan, bagaimana perhitungan untuk karyawan tersebut mulai sedangkan mulai bekerja di tengah bulan karena perusahaan membutuhkannya cepat? Apakah akan memperoleh gaji penuh atau hanya setengahnya?

Berdasarkan Hari Kerja

Perhitungan gaji yang diberikan kepada karyawan baru mulai masuk kerja di tengah bulan dapat berdasarkan jumlah hari kerja. Jadi gaji yang diterima karyawan tersebut tidak utuh karena jumlahnya dihitung dari hari kerjanya selama sebulan tersebut.

Rumus prorate hari kerja= (jumlah hari kerja/jumlah hari kerja sebulan) x gaji satu bulan

Sebagai contoh, mery diterima bekerja pada sebuah perusahaan sebagai staf untuk customer support. mery mulai masuk kerja pada tanggal 20 bulan Mei kemarin. Di dalam kontrak, gaji Dinda adalah Rp4 juta dan bekerja 5 hari per minggu. Berapa gaji yang akan diterima mery pada tanggal 31 Mei nanti ?

Kita hitung terlebih dahulu jumlah hari kerja di bulan Mei, yaitu 17 hari (karena ada beberapa hari libur). Dari tangal 20 Mei sampai 31 Mei, Dinda memiliki hari kerja 7 hari. Maka gaji Dinda di tangga 31 Mei adalah (7/17 x Rp4.000.000,-) = Rp1.647.000,-.

Berdasarkan Jam Kerja

Selain berdasarkan hari kerja, perhitungan gaji karyawan yang masuk pada tengah bulan juga bisa berdasarkan jumlah jam kerja. Basic perhitungannya adalah upah dalam 1 jam atau 1/173 x upah satu bulan. Cara perhitungan ini lebih susah dibanding perhitungan jumlah hari kerja, Anda harus melakukan penghitung upah dalam 1 jam lalu dikalikan dengan jumlah jam kerja karyawan.

Misalnya Kiki mulai masuk kerja pada tanggal 17 Mei 2021, bekerja di hari Senin sampai Jum’at (5 hari). Gaji Kiki sebesar Rp4.000.000,-. Berapa gaji yang akan diterima Kiki di tanggal 31 Mei?

Upah per jam Kiki adalah 1/173 x Rp4.000.000,- = Rp 23.121,-. Dari tanggal 17-31 Mei 2021 ada 10 hari kerja, yaitu 9 jam kerja per hari. Maka gaji Kiki bukan Mei 2021 adalah = (10 hari x 9 jam x Rp23.121,-) = Rp2.080.890,-.

kesimpulan

Besarnya gaji yang diterima karyawan pada sebuah divisi di perusahaan berbeda, sebab banyaknya faktor yang menentukan berapa gaji yang akan diterima oleh karyawan. Apalagi dalam menghitung gaji masih secara manual tentu saja membutuhkan ketelitian dan ekstra waktu untuk menghitungnya.

Semoga artikel kami ini dapat bermanfaat dan membantu bagi kalian untuk menghitung gaji karyawan, Jangan sampai kalian salah membayarkan nominal gaji karyawan.

Baja juga,Gaji Pegawai Lapas