Gaji Umr Jogja

Gaji Umr Jogja
Gaji Umr Jogja

Gaji UMR Jogja-Menentukan karir dan mencari pekerjaan tentunya tidaklah mudah banyak yang perlu di pertimbangkan serta adanya yang harus dipikirkan, mulai dari memilih spesifikasi pekerjaan,jabatan,perusahaan, industri, bahkan untuk gaji yang akan diterima setiap bulannya. Yang mana pastinya itu semua bersifat subjektif.

Untuk kalian yang bingung ingin mencari kerja dan berkarir di Jogja, sementara Jogja terkenal sebagai kota murah atau terendah dalam segala aspeknya termasuk dalam penggajian karyawan di kota Yogyakarta merupakan provinsi dengan Upah Minimum Regional paling rendah di Indonesia.

Namun setiap kali debat UMR Jogja selalu tidak ada perubahan. Dalam artian protes karena nilainnya yang tidak mengikuti standrisasi, selalu saja memberikan gaji yang tidak mengikuti Upah minimum Regional(UMR).

Pasalnya inflasi ekonomi yang kini semakin meningkat jika tidak di barengi dengan adanya standarisasi gaji yang sama pasti mengakibatkan adanya ketimpangan ekonomi dan sosial.

Nah, kali ini hargaindo.com akan membahas tentang gaji Umr jogja yang paling terbaru, Maka buat kalian yang ingin mengetahui penjelasan gaji di jogja kalian dapat menyimak ulasan kami dibawah ini.

Gaji UMR Jogja Terbaru

Gaji UMR Jogja Terbaru

Di samping adanya penetapan gaji UMR dan gaji UMK Jogja 2021 oleh Gubernur DIY, Dimana Ada 5 kabupaten yang mengalami kenaikan UMK di tengah pandemi covid-19 ini yaitu;

  • Kota Yogyakarta, UMK pada 2020 sebesar Rp 2.004.000. Kemudian, naik Rp 65.530 Kemudian UMK pada 2021 menjadi Rp 2.069.530
  • Kabupaten Sleman, UMK pada 2020 sebesar Rp 1.846.000. Kemudian, naik Rp 57.500.Kemudain UMK pada 2021 menjadi Rp 1.903.500 .
  • Kabupaten Bantul UMK pada 2020 sebesar Rp 1.790.500. Kemudian,naik Rp 51.960 Kemudian UMK pada 2021 menjadi Rp 1.842.460
  • Kabupaten Kulon Progo, UMK pada 2020 sebesar Rp 1.750.500. Kemudian, naik Rp 54.500 kemudiann UMK pada 2021 menjadi Rp 1.805.000
  • Kabupaten Gunungkidul, UMK pada 2020 sebesar Rp 1.705.000. Kemudian, naik Rp 65.000U kemudian UMK pada 2021 menjadi Rp 1.770.000

Bila kalian lihat dari besarannya gaji/upah Kota Yogyakarta memberikan upah cukup tinggi dan Kabupaten Gunung kidul memberikan upah terendah. Namun, bila di lihat dari kenaikan dari tahun sebelumnya, Kota Yogyakarta memberikan kenaikan upah tertinggi dan Kabupaten Bantul memberikan kenaikan gaji terendah.

Berbicara mengenai kenaikan gaji untuk kota jogja tetapi sayangnya banyak dari masyarakat yang belum mengetahui standarisasi dari UMR maupun UMK. dan banyak juga yang belum mengetahu tentang perbadaan gaji upah minimum dan UMK.

Perbedaan UMR dan UMK

Perbedaan UMR dan UMK

Setelah pembahasan gaji UMR Jogja dan gaji UMK Jogja 2021, ada baiknya kalian perlu pahami terlebih dahulu perbedaan Upah Minimum Regional (UMR) dan Upah Minimum Kota (UMK). Karena dari satu spesifikasi tidak sama di antara keduanya. Misalnya berasal dari segi penetapan gaji atau pegawai golongan berapa yang layak mendapatkannya pada masing – masing tempat sesuai dengan Permenaker Negara Indonesia dan lain-lain. Selain hal itu juga terdapat faktor lain, Seperti halnya karenakan oleh mayoritas masyarakat masih sering di samakan, padahal banyak yang belum diketahui oeleh masyarakat yang mana memiliki beberapa perbedaan.

  1. Berdasarkan Definisi

UPah Minimum Regional(UMR) ialah upah minimum yang di bayarkan oleh perusahaan, b aik itu perusahaan berskala besar maupun skala kecil dalam hal memberikan upah kepada para karyawan atau pekerjanya. Setiap wilayah di Indonesia mulai dari tingkat provinsi, kota hingga kabupaten ada standar masing-masing berkaitan dengan Gaji UMR dan Gaji UMK.

UMK adalah gaji minimum yang disahkan ataupun ditetapkan oleh gubernur yakni sebagai standarisasi pendapatan karyawan wilayah kota atau kabupaten. Pemastian maupun hasil penetapan yang dilakukan setiap tahunnya dengan melakukan proses yang cukup panjang. Walau sama-sama ditetapkan oleh gubernur, tapi tiap masing-masing wilayah kabupaten/kota memiliki besaran UMK yang berbeda.

Dalam menetapkan UMK, gubernur harus menetapkan gaji dengan nominal yang lebih besar daripada nominal UMR. Namun, apabila di suatu kabupaten/kota belum bisa menetapkan gaji dengan standar UMK, Dan pemilik usaha dapat memberikan gaji karyawan atau pekerjanya sesuai dengan menggunakan standar UMR.

  1. Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja

Menurut ketetapan Permenaker RI tahun 1999, Upah Minimum Regional ada dua(2) jenis. Pertama, UMR tingkat 1 (provinsi). Kedua, UMR tingkat 2 (kabupaten/kota).

Namun, denga berjalan waktu maka adanya reformasi ulang ke dalam Permenaker Nomor. 226 tahun 2000, Upah Minimum Regional(UMR) untuk tingkat 1 mengalami perubahan nama menjadi UMP (Upah Minimum Provinsi). Sedangkan UMR untuk tingkat 2 menjadi UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten).

  1. Berdasarkan Penetapan Gaji

Pendapatan karyawan untuk tingkat provinsi ditetapkan oleh gubernur. Sedangkan pendapatan karyawan/pekerja di tingkat kabupaten ataupun kota sebenarnya sama saja yang mana itu semua sudah ditetapkan oleh gubernur. Namun, gubernur sering mendapat dan mendegar masukan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tingkat kota, dan provinsi, hingga kabupaten. Selanjutnya, Dewan Perwakilan Daerah pun memiliki kewenangan untuk dapat meninjau masyarakat secara langsung guna melakukan survei data tertentu.

  1. Berdasarkan Kriteria Penerima Gaji

Apabila karyawan belum menikah (single), maka upah/gajinya bisa lebih sedikit. Hal tersebut di karenakan kebutuhan pokok dan tanggung jawab karyawan tersebut belum terlalu banyak, bila dibandingkan dengan karyawan yang sudah berkeluarga dan memiliki momongan.

Begitupun dengan status kerja karyawan tersebut. Apabila karyawan berstatus kontrak haraian atau borongan, gaji/upah yang diterima pun berdasarkan absensi kehadiran kerja setiap bulannya. dan pemberian upah tersebut bisa diberikan pada tiap minggu ataupun setiap bulannya. itu semu sesuai kesepakatan dan perjajian antar buruh

  1. Berdasarkan Pembayaran Gaji UMR Maupun UMK

Apabila butuh kontak, akan menerima upah minimum regional dengan dilakukannya pembayaran pada tanggal 1atau 21 perbulannya.Karena buruh tersebut sudah dikontrak sekurang-kurangnya 2 sampai 5 tahun.

Sedangkan apabila buruh borongan atau harian, akan menerima upah pembayaran pada tanggal 25 per bulannya. Buruh liburnya hanya satu hari dalam satu minggu. Dan buruh juga tidak mendapatkan bonus/hadiah layaknya seperti karyawan lain yang sudah menjadi karyawan tetap pad perusahaan.

Dasar Penetapan Gaji UMR dan UMK Bagi Karyawan

Dasar Penetapan Gaji UMR dan UMK Bagi Karyawan

Untuk memutuskan gaji karyawan di butuhkan adanya riset yang mendalam sehingga nantinya ke-2 belah pihak bisa bekerja bersama dengan baik dan tidak ada untuk membuat adanya kesalah pahaman di masa yang mendatang. Acuannya yaitu dari Dewan Perwakilan Daerah DPD yang telah melakukan penelitian ke lapangan perihal mengenai Kebutuhan Hidup Layak.

Bila dilihat dari hasil penelitian untuk Kebutuhan Hidup yang Layak kini dapat ditentukan dari berupa tambahan untuk memperoleh kelayakan gaji/upah dengan sesuai UMR maupun UMK. Yakni sanggup diamati berasal dari beragam hal layaknya kebutuhan perumahan atau daerah tinggal, pangan, sandang, kesehatan, pendidikan, kendaraan dan lain-lain.

Selain itu juga ada segi lain berupa keperluan fisik dan hidup minimum. Jika karyawan bekerja pada level bawah pasti kebutuhannya dan kesejahteraannya rendah. Hal berikut bisa dicermati dari daya konsumsi pegawainya. Maka sebaiknya melaukan penetuan gaji terlebih dulu untuk kelayakan yang sesuai kebijakan dari perusahaan.

Kesimpulan

Demikian ulasan tentang Gaji UMR Jogja dari hargaindo.com Semoga informasi ini bermanfaat buat kalian dan kami doakan gaji kalian segera naik tahun ini dan posisi kalian lebih baik lagi di tempat kerja kalian.

Baca Juga,Gaji Umr Bengkulu Terbaru