Cara Pasang Alarm Motor Injeksi

Diposting pada

Cara Pasang Alarm Motor Injeksi – Saat ini, para pemilik kendaraan sepeda motor musti estra waspada terhadap pencurian sepeda motor.

Dimana pada saat ini para tindak pencuri motor saat ini sangat cerdas dan tidak pandang bulu.

Bahkan pencuri pun berani mengambil sepeda motor di tengah keramaian. Salah satu cara untuk mencegah pencurian sepeda motor adalah dengan memasang alarm pada sepeda motor.

Cara memasang alarm sepeda motor sebenarnya terbilang sangat sederhana.

Beberapa orang pasti akan memilih untuk memasang alarm sepeda motor di garasi karena takut ini tidak tepat dan bahkan akan merusak komponen kendaraan.

Namun apabila Anda bisa teliti dan bersabar, maka Anda dapat memasang alarm mesin dengan aman.

Namun sebelum anda mulai mencoba memasang alarm, maka terlebih dahulu anda harus mempersiapkan semuanya yang dibutuhkan.

Kemudian diagram skematik dan berbagai fungsi dari tiap-tiap kabel harus dapat anda pahami terlebih dahulu.

Nah agar anda dapat mengetahui tentang bagaimana prinsip kerja sistemnya, maka Anda dapat memakai sebuah Avometer atau baterai.

Dalam hal ini untuk alasan keamanan, yang terbaik adalah memasang alarm mesin saat melepas baterai sehingga tidak ada konektor.

Dalam diskusi ini, dimana kami sedikit akan membahas bagaiman cara memasang alarm injeksi agar motor bisa aman dari tindak pencurian. Lihat penjelasan sebagai berikut.

Cara Pasang Alarm Motor Injeksi
Cara Pasang Alarm Motor Injeksi

Fungsi Utama Alarm

Fungsi utama alarm pada sepeda motor adalah untuk mencegah pencurian dengan memasukkan kode. Alarm ini memiliki banyak bentuk start jarak jauh, sakelar tersembunyi, atau kombinasi kode.

Ketika sepeda motor dinyalakan tanpa mematikan remote control atau sakelar, sepeda motor biasanya berulang kali mengeluarkan kode dalam bentuk klakson dan perilaku yang berkedip.

Baca Juga :  Soket CDI Semua Motor

Tanda ini diharapkan dapat menarik orang untuk melihat sepeda motor tersebut dan mencegah pencurian.

Cara Kerja Alarm Pada Sepeda Motor

Secara umum, untuk mengaktifkan alarm pada sepeda motor, perlu membaca arus yang mengalir melalui stater atau kabel kunci kontak. Untuk melakukan ini, posisikan sensor pada kabel sehingga kabel terputus dan terhubung kembali ke sensor.

Ketika alarm aktif dan arus mengalir melalui sensor, alarm memancarkan kode dalam bentuk klakson dan cahaya. Disarankan untuk menghubungkan alarm ke sepeda motor untuk mencegah pencurian.

Namun, ada beberapa model sepeda motor yang tidak boleh ditambahkan ke alarm. Sepeda motor dilengkapi dengan penutupan magnetik.

Misalnya, tidak perlu menambahkan motor ini ke alarm karena pencuri tidak dapat “biasanya membuka kunci dengan kunci-T” karena lubang kunci ditutup oleh kunci keamanan.

Cara Aman Pasang Alarm Motor Injeksi

Dalam hal ini dalam pada dasarnya apabila anda ingin memasang alarm pada motor anda tidak dilarang, namun anda harus dapat memahami terlebih dahulu bagaimana prinsip kerjanya.

Sebab apabila anda memasang alarm tersebut pada motor anda dengan secara asal-asalan yang sangat ditakutkan adalah nantinya anda akan salah dalam mengcangkok kabelnya, dan akibatnya komponen injeksi yang kena imbasnya.

Untuk hal demikian paling aman yang diputus yakni kabel masa, misalnya kabel yang menuju ECM “Electronic Control Module” atau ECU “Electronic Control Unit”.

Seperti contohnya apabila anda ingin membuat sebuah tempat kunci rahasia, “maka anda dapat memutuskan kabel masanya terlebih dahulu”, sehingga nantinya apabila terjadi kesalahan tidak menyebabkan terjadinya konsleting pada saat kabel masa sudah menyentuh bodi.

Apabila anda ingin memasang alarm pada motor injeksi anda, sebenarnya hal ini bukanlah suatu hal yang dilarang, namun anda harus mengetahui terlebih dahulu mengenai prinsip kerjanya untuk mengoperasikan semua sistem yang akan dihubungkan dan harus anda pahami terlebih dahulu.

Baca Juga :  CVT : Pengertian, Cara Kerja dan Nama Komponen CVT

Sebab apabila anda menerapkannya dengan asal asalan yang paling dikhatirkan adalah terjadi sebuah kesalahan pada saat anda akan melakukan pencangkokan kabel sehingga hal tersebut akan mengakibatkan komponen injeksi akan terpengaruh.

Misalnya, ketika memasang kunci rahasia “Putuskan sambungan kabel waktunya” agar tidak menyebabkan korsleting saat kabel menyentuh badan.

Tetapi bagaimana jika alarm yang digunakan perlu di-stun atau membutuhkan energi untuk mendukung pekerjaan alarm, sehingga tidak ada alasan untuk khawatir.

Untuk mengakali alarm yang membutuhkan daya, kabel yang menakjubkan dapat memintasnya sebelum dinyalakan jika terjadi korsleting maka hal tersebut tidak akan mempengaruhi komponen injeksi.

Pilih dengan tepat apa yang harus dipertimbangkan ketika memilih jenis alarm. Pilih jenis alarm yang dapat memutuskan kabel massa agar lebih aman dan tidak mematikan baterai sehingga pekerjaan injektor tetap stabil.

Namun yang terpenting, perhatikan masa garansi, karena listrik umumnya hanya berlaku selama satu tahun dan jika ditentukan bahwa ada alarm, itu dapat dianggap nol.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan terkait pembahasan mengenai Cara Pasang Alarm Motor Injeksi, semoga serangkaian pembahasan kali ini dapat bermanfaat untuk sahabat semua.

Baca Juga :