Fungsi Camshaft

Diposting pada

Fungsi Camshaft – Halo sob.!Pada kesempatan kali ini kembali akan kami sampaikan pembahasan mengenai fungsi camshaft. Namun pada perjumpaan sebelumnya kami juga telah menyampaikan pembahasan mengenai Penyebab Busi Motor Hitam dan Basah. Nah untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahasan kita kali ini, maka simak ulasan selengkapnya di bawah ini

Pengertian Camshaft

Fungsi Camshaft
Fungsi Camshaft

Apa yang dimaksud dengan Camshaft ? yakni merupakan sebuah peralatan yang kerap digunakan pada engine yang berpiston yang berperan untuk mengatur bukaan valve.

Selain itu Camshaft sendiri tersusun atas batang silindrikal yang melintang dengan sepanjang cam dari setiap valve yang ada.

Kemudian Valve akan menjadi terbuka sebab adanya suatu dorongan cam atau dengan mekanisme lainnya.

Namun timing menjadi Hal yang sangat penting untuk hal ini sebab pada dasarnya ini merupakan korelasi gerak rotasi camshaft terhadap gerak rotasi crankshaft.

Dimana dalam hal ini Valve juga merupakan bagian yang paling penting guna mengatur masukan campuran fluida baik pada saat intake atau exhaust, yang kemudian dapat membuka dan menutup di waktu yang tepat pada ketika piston sudah mulai bekerja.

Nah dengan alasan inilah, yang membuat camshaft dan crankshaft saling terhubung dengan mekanisme roda gigi dan juga dengan sabuk (timing belt) atau disebut juga dengan rantai (timing chain).

Selain itu ada beberapa desain kendaraan tertentu, dimana camshaft juga sangat berperan dalam melakukan distribusi dan memompa oli mesin serta bahan bakar.

Dimana pada salah satu sistem injeksi yang menggunakan bahan bakar baru-baru ini, cams memiliki peran juga terhadap fuel injector.

Baca Juga :  10 Cara Memperbaiki Aki Basah Yang Soak, Rusak, atau Mati Paling Ampuh

Selain itu Pada two stroke engine, tiap valve akan menjadi terbuka setiap rotasi crankshaft.

Fungsi Camshaft atau Poros Nok

pada setiap kendaraan mesin 4 tak ada suatu komponen yang mana masih merupakan salah satu bagian komponen yang menerapkan mekanisme katup.

Nah Komponen ini ialah yang disebut dengan poros nok. Yang mana poros nok atau cam shaft berjumlah hanya 1 pada mekanisme yang singgle, Namun untuk yang double (DOHC) camshaft berjumlah dua.

Selanjutnya pada poros nok ini ada jenis nok katup dan buang, yang memiliki fungsi guna membuka katup dan menutupnya sesuai dengan timing (pada waktu yang ditentukan).

Fungsi utama camshaft atau poros nok ada 3 (tiga) yaitu :

  • Fungsi utama camshaft adalah guna membuka katup dan menutupnya berdasarkan urutan timing dari pada pengapian atau FO
  • Berfungsi untuk menggerakkan pompa bensin
  • Berfungsi guna memutar poros distributor sebab camshaft ada suatu gigi penggerak distributor atau.

Pembebanan poros kam
•    Suatu gesekan yang berlagsung pada bantalan poros kam pada suatu bidang lengkung
•    Kemudian suatu Pembengkokan pada saat menekan bagian katup
•    Momen puntir yakni merupakan momen putar untuk menggerakan
Pembuatan poros kam
•    Menggunakan Bahan : berbahan baja perkakas yang di tuang secara khusus
•    Dengan cara ditempa sesuai dengan berdasarkan bahannya, yang kemudian dirapihkan dengan cara digerinda
•    Kemudian bahan yang ditempa akan dikeraskan di bagian permukaan kam-kamnya dengan menggunakan perantara panas

Cara Kerja Camshaft

Di bawah terdapat penjelasan mengenai cara kerja daripada camshaft yang perlu sobat kethui, yang diantaranya ialah sebagai berikut.

Saat Camshaft Posisi Menekan

Apabila camshaft /poros nok mulai bekerja dengan melakukan penekanan pada rocker arm (pada tipe OHC) atau bisa juga pada ketika poros nok mulai melakukan penekanan pada valve lifter (pada tipe OHV).

Baca Juga :  Harga Lampu Projie : Beat, Vixion, Jupiter dan Mobil

Maka kemudian tekanan yang berlangsung pada poros nok akan segera disalurkan supaya bisa menekan rocker arm selanjutnya rocker arm akan memberikan tekanan terhadap katup.

Sehingga kemudian mengakibatkan katup menjadi tertekan oleh karena rocker arm, yang akhirnya akan membaut katup menjadi terbuka.

Saat Camshaft Posisi Tidak Menekan

Dalam hal ini apabila camshaft atau poros nok tersebut tidak menekan rocker arm (pada tipe OHC) atau bisa juga pada ketika poros nok tidak menekan valve lifter (pada tipe OHV) .

Maka hal tersebut tidak akan menekan rocker arm sehingga akan menyebabkan katup menjadi tidak akan terbuka.

Selain itu bekerjanya Camshaft atau poros nok juga sangat membutuhkan suatu pelumasan sebab camshaft akan terus berputar bersamaan dengan poros engkol sebab pada dasarnya antara poros nok dan poros engkol keduanya saling terhubung satu sama lain dengan melalui suatu mekanisme timing belt/timing gear atau timing chan.

Namun apabila menggunakan pelumas yang kurang berkualitas maka hal tersebut akan menjadi kurang baik.

Kemudian jumlah oli mesin yang digunakan tidak sesuai dengan standar, maka hal tersebut bisa mengakibatkan bagian poros nok sepenuhnya tidak akan terlumasi dengan baik.

Sehingga bisa lebih mempercepat terjadinya keausan dan kerusakan pada poros nok.

Nah apabila poros nok tersebut rusak, maka sudah pasti akan sangat mempengaruhi kinerja dari mesin.

Oleh sebab itu selau lakukan perawatan pada mesin dengan selalu memperhatikan pelumasan mesin tersebut.

Demikianlah pembahasan yang bisa hargaindo.com sampaikan mengenai Fungsi Camshaft, semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk sahabat semua.

Baca Juga :