Ketindihan Saat Tidur? Ini Penjelasan Menurut Medis


Ketindihan Saat Tidur? Ini Penjelasan Menurut Medis - Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr. Sung.

Pada artikel kali ini, saya akan membahas sebuah topik y ang cukup menarik. Yaitu : “Ketindihan Setan Saat Tidur”.

Beberapa dari sobat sehat ada yang bertanya.

“Dok, ketika saya tidur, badan saya tidak bisa bergerak. Saya susah bernapas, mau bicara pun sulit. Tetapi, saya dalam keadaan sadar.
Apakah saya ketindihan setan atau ditindih makhluk aneh-aneh? Jadi, badan saya rasanya seperti diikat”.

Ketindihan Saat Tidur? Ini Penjelasan Menurut Medis


Saya mau bercerita sedikit.
Jadi waktu zaman saya sekolah dulu, ketika masih SMA saya dan teman-teman suka pergi berkemah atau camping ke air terjun atau ke pegunungan.

Namanya perjalanan jauh, malamnya kita sudah lelah, kemudian tidur.
Pada pagi harinya, saya pernah juga merasakan ‘ketindihan’.

Tetapi bukan ketindihan yang sama seperti anda, ketindihan setan. Ternyata, saya ketindihan teman saya sendiri.

Dan ketika bangun, saya juga susah bernapas.

Dan ketika saya cek, ternyata teman saya yang menindih.
Kakinya masih nginjak lantai, bagian punggungnya juga tidak bolong.
Dan muka saya penuh dengan coretan. Tetapi bukan itu yang saya maksud ya..

Yang saya maksud disini adalah ‘ketindihan’ itu anda ketika tidur mengalami kelumpuhan atau disebut dengan sleep paralysis.

Jadi, tidak ada makhluk ghaib yang menindih anda ataupun tidak ada teman anda yang menindih anda saat anda tidur.

Mungkin orang-orang awam yang tidak mengerti hal ini, mereka mengatakan ini ghaib.
Jadi pada saat itu terjadi, mereka akan mencari dukun, mencari orang pintar, lalu disuruh minum air atau mandi kembang 7 rupa dan sebagainya.

Sleep paralysis ini dapat terjadi disebabkan karena tidak selarasnya antara mekanisme otak dan tubuh pada saat anda tidur.

Jadi pada saat tidur, mungkin tubuh anda atau otot-otot anda sudah rileks terlebih dahulu, sedangkan pikiran anda masih tetap sadar.

Dan akhirnya, anda mengalami hal-hal itu tadi.

Anda mulai mengalami sulit bernapas, anda tida kbisa bergerak, tidak bisa berbicara,
dan biasanya pada beberapa orang muncul rasa takut.

Sleep paralysis ini di dalam medis dibagi dalam 2 bagian.
Yang pertama adalah Hypnagogic Sleep Paralysis.
Jadi paralysis atau kelumpuhan jenis ini biasanya terjadi pada mereka yang belum masuk fase tidur sepenuhnya.

Jadi mereka yang mengalami paralysis jenis ini, kesadaran mereka belum hilang sepenuhnya.
Dan akhirnya mereka tidak dapat berbicara, tidak dapat menggerakkan anggota tubuh mereka, bahkan beberapa dari mereka mengalami ketakutan.

Lalu yang kedua adalah Hypnopomic Sleep Paralysis.
Kondisi ini atau kelumpuhan ini terjadi ketika seseorang tersadar pada akhir masa tidur.
Masa tidur sendiri terbagi dua.

Jadi ada masa tidur NREM, atau Non Rapid Eye Movement dan REM, atau Rapid Eye Movement.

Ketika seseorang tersadar sebelum masa REM ini berakhir, maka disitulah terjadi sleep paralysis jenis ini atau Hypnopomic Sleep Paralysis.

“Lalu siapa saja dok yang sering mengalami sleep paralysis atau yang orang awam bilang ‘ketindihan’?”.

Jadi, sleep paralysis ini sering dialami oleh mereka yang masih remaja. Jadi di usia-usia remaja.

Kemudian, posisi tidur terlentang.
Jadi, dulu ada mitos ketika saya masih sekolah.

Katanya kalau kita tidur terlentang, maka jantung kita akan dimakan oleh gagak sehingga kita tidak bisa bergerak. Jadi, itu adalah mitos.

Dan penjelasannya sudah saya jelaskan sebelumnya.
Kemudian, stress yang berlebih juga bisa.

Kemudian mereka yang mengalami gangguan bipolar, dan mereka yang menggunakan atau menyalahgunakan obat-obatan.

Jadi, itu semua adalah penjelasan tentang ‘ketindihan’ tadi yang kita sebut dengan sleep paralysis.

“Lalu, bagaimana caranya dok supaya kita terhindar dari sleep paralysis atau untuk menguranginya?”.

Bagi anda yang sering mengalaminya dalam waktu kurang dari sebulan lebih dari 3 kali, caranya adalah ubah pola hidup anda.

Mungkin yang sekarang terlalu stress, kurangi stress anda.

Kemudian bagi yang mengalami bipolar, coba konsultasikan diri anda ke dokter.
Semoga pesan singkat saya ini dapat menjelaskan kepada anda semua tentang mitos ‘ketindihan setan’.

Jadi, tidak ada setan yang menindih anda. Yang ada adalah seperti di penjelasan saya tadi.
Sobat sehat, seperti biasa.

Untuk anda yang menyukai channel kesehatan seperti SB30 Health ini, silahkan anda comment di bawah artikel  Ketindihan Saat Tidur? Ini Penjelasan Menurut Medis ini.

Oke sobat sehat, sampai jumpa di artikel saya selanjutnya. Salam hebat luar biasa..!!


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Harga Indo